Ini dia daftar negara bebas visa yang bisa dikunjungi sekeluarga, dari Asia hingga Amerika. Tinggal siapkan paspor, beli tiket, cus!
Dalam perekonomian ini, memang pilihan bijak adalah menahan diri dari pengeluaran yang tidak terlalu penting. Tapi, bukan lalu artinya jadi nggak bisa liburan. Karena bagaimanapun juga, liburan itu dibutuhkan oleh seluruh anggota keluarga. Dari liburan di luar negeri, kita sebagai orang tua bisa mengenalkan anak akan budaya dan tradisi, bahkan terkait aturan umum yang berlaku di tempat lain. Dengan liburan keluar negeri, selain memperkaya pengalaman dan mengisi core memory, anak akan belajar banyak hal. So buat Mommies yang juga sudah mengumpulkan dana buat liburan, cus! Ini daftar negara bebas visa yang bisa dikunjungi. Namun, meski “bebas visa”, pastikan kita menyadari bahwa petugas imigrasi tetap bisa meminta bukti bahwa kita memang datang untuk tujuan wisata.
Singapura

Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Universal Studios, Sentosa Islan, Kebun Binatang kelas dunia, Jewel Changee, transportasi umum yang serba terintegrasi dan mudah digunakan, dan banyak tempat-tempat umum lainnya yang ramah anak.
Malaysia
Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Ada Legoland Johor, Genting SkyWorlds, serta kuliner yang ramah anak.
Thailand

Waktu kunjung maksimal: 60 hari
Apa yang menarik: Ada pantai, Safari World Bangkok, Dream World Bangkok, Sea Life Bangkok Ocean World, dengan harga yang relatif masih terjangkau.
Baca juga: Disney Adventure Berlayar di Singapura! Ini Fasilitas, Kegiatan, dan Daftar Harga Kamar
Vietnam
Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Ada Ba Na Hills (bisa naik cable car, main di Fantasy Park, dan foto-foto di Golden Bridge), VinWonders Nha Trang (taman hiburan yang lengkap, dari waterpark, aquarium, wahana keluarga, dan pertunjukan buat keluarga), dan VinKE & Vinpearl Aquarium Times City (ada playground edukatif dan akuarium indoor).
Jepang

Waktu kunjung maksimal: 15 hari
Untuk Jepang, pemegang e-paspor Indonesia tetap perlu melakukan registrasi pra-keberangkatan (JAVES) sebelum berangkat. Jadi bukan visa biasa, tetapi ada proses administrasi yang harus diselesaikan.
Apa yang menarik: Di Jepang sendiri, masing-masing kotanya menawarkan destinasi liburan yang beragam dan sangat menarik buat anak. Di Tokyo ada Disneyland dan DisneySea, di Osaka ada Universal Studios Japan yang punya area Super Nintendo World, lengkap dengan dunia Mario yang dibuat seperti di video game. Di Nagoya ada Ghibli Park yang menawarkan pengalaman masuk ke dunia Studio Ghibli.
Lima negara di atas adalah pilihan destinasi terbaik untuk liburan sekeluarga, karena banyak tempat-tempat yang ramah anak, pilihan maskapai dengan penerbangan langsung juga cukup banyak, fasilitas lengkap, dan risiko kejutan budaya lebih kecil.
Filipina
Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Ada Enchanted Kingdom, yaitu Theme park terbesar di Filipina dengan banyak wahana ramah anak, Manila Ocean Park, Akuarium interaktif dengan tunnel bawah laut, pertunjukan satwa, dan aktivitas edukatif yang cocok untuk anak-anak. Atau ke Cebu, karena di sana banyak resort keluarga yang punya kids club, kolam renang anak, dan aktivitas pantai yang aman untuk anak.
Kamboja

Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Angkor Wat, tempat menjelajahi kompleks candi di area kuil yang dipenuhi akar pohon raksasa. Phare, The Cambodian Circus, untuk nonton pertunjukan akrobat, tari, dan teater. Siem Reap untuk ikut workshop kerajinan lokal dan kelas memasak sederhana yang bisa menjadi pengalaman budaya yang seru sekaligus edukatif untuk anak-anak.
Laos
Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: kalau keluarga Anda tipe pecinta alam, bisa Kuang Si Falls (Air terjun bertingkat dengan kolam berwarna cantik), Laos Buffalo Dairy (bisa kash makan hewan dan belajar tentang peternakan), Vang Vieng (naik perahu di sungai dan menikmati pemandangan pegunungan karst).
Brunei
Waktu kunjung maksimal: 14 hari
Apa yang menarik: Selain aman dan bersih, ada beberapa tempat yang juga seru untuk dikungjungi, seperti Jerudong Park (Taman hiburan ramah anak), Brunei River Safari (bisa naik perahu menyusuri sungai untuk melihat monyet berhidung panjang), atau Brunei Maritime Museum (belajar sejarah maritim dengan cara yang interaktif).
Turki

Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: The Land of Legends (Resort dan theme park dengan waterpark), Miniatürk (Taman miniatur Turki), dan tentu saja, Cappadocia (naik balon udara, asalkan usia anak minimal 6 tahun dan menikmati pemandangan).
Maroko

Waktu kunjung maksimal: 90 hari
Apa yang menarik: Oasiria Water Park, Jemaa el-Fnaa (alun-alun ikonik yang ramai dengan pertunjukan jalanan), Sahara Desert (bisa naik unta dan menikmati pengalaman di gurun). Morocco menawarkan pengalaman budaya yang berbeda yang juga seru buat dinikmati sekeluarga.
Kazakstan
Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Kok Tobe, yaitu bukit wisata yang bisa dicapai dengan cable car, Nur Alem Museum, museum sains interaktif berbentuk bola raksasa, dan Big Almaty Lake, tempat menikmati udara pegunungan dan melihat danau berwarna turquoise yang sangat indah.
Uzbekistan

Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Magic City (menawarkan suasana bak negeri dongeng), Registan Square (Kompleks bangunan bersejarah, suasananya seperti di cerita Aladdin), dan Samarkand (bisa mencicipi roti tradisional dan menjelajahi pasar lokal yang penuh warna).
Chili
Waktu kunjung maksimal: 90 hari
Apa yang menarik: Fantasilandia, Buin Zoo (kebun binatang modern dengan program edukasi dan kesempatan melihat berbagai satwa dari dekat), dan Valle Nevado (anak-anak bisa bermain salju atau mengikuti kelas ski pemula di musim dingin).
Brazil

Waktu kunjung maksimal: 30 hari
Apa yang menarik: Beto Carrero World (Theme park terbesar di Amerika Latin), AquaRio (Akuarium terbesar di Amerika Selatan, lengkap dengan terowongan bawah laut), dan Rio de Janeiro (bisa naik kereta menuju Gunung Corcovado untuk melihat patung Christ the Redeemer).
Nah, dari 15 negara bebas visa ini, mau pilih yang mana, Bu?
Gambar oleh Agung
[matched_content]
Pakar PBN
Jaringan Blog Pribadi (PBN) adalah kumpulan situs web yang dikendalikan oleh satu individu atau organisasi dan digunakan terutama untuk membangun tautan balik ke “situs uang” guna memengaruhi peringkatnya di mesin pencari seperti Google. Ide inti di balik PBN didasarkan pada pentingnya backlink dalam algoritma peringkat Google. Karena Google memandang tautan balik sebagai sinyal otoritas dan kepercayaan, beberapa pemilik situs web berupaya membuat sinyal ini secara artifisial melalui jaringan situs yang terkontrol. Dalam pengaturan PBN pada umumnya, pemilik memperoleh domain kedaluwarsa atau lama yang sudah memiliki otoritas, tautan balik, dan riwayat. Domain-domain ini dibangun kembali dengan konten baru dan dihosting secara terpisah, sering kali menggunakan alamat IP, penyedia hosting, tema, dan detail kepemilikan yang berbeda untuk membuatnya tampak tidak terkait. Dalam konten yang dipublikasikan di situs-situs ini, tautan ditempatkan secara strategis yang mengarah ke situs web utama yang ingin diberi peringkat lebih tinggi oleh pemiliknya. Dengan melakukan ini, pemilik mencoba meneruskan ekuitas tautan (juga dikenal sebagai “jus tautan”) dari situs PBN ke situs web target. Tujuan PBN adalah untuk memberikan kesan bahwa situs web target secara alami mendapatkan tautan dari berbagai sumber independen. Jika dilakukan secara efektif, hal ini dapat meningkatkan peringkat kata kunci untuk sementara, meningkatkan visibilitas organik, dan mengarahkan lebih banyak lalu lintas dari hasil pencarian.