Bingung sebelum nonton Spider-Man: Brand New Day? Ini ringkasan cerita, alasan MJ dan Ned lupa Peter Parker, serta urutan film Marvel dan Spider-Man yang wajib ditonton sebelum ke bioskop.
Kalau Mommies atau Daddies sudah mengamankan tiket Spider-Man: Hari Barumungkin ada satu pertanyaan yang langsung muncul, “Aku harus nonton ulang semua film Marvel, nggak sih?”
Tenang, jawabannya nggak perlu.
Alam Semesta Sinematik Marvel (MCU) memang sudah memiliki lebih dari 30 film dan belasan serial. Namun, untuk menikmati Spider-Man: Hari BaruMommies cukup memahami perjalanan Peter Parker melalui beberapa film penting saja.
Supaya nanti nggak bingung mengikuti ceritanya di bioskop, yuk, simak ringkasan film terbarunya, kenapa MJ dan Ned bisa lupa sama Peter Parker, hingga daftar film yang bisa ditonton sebelum Hari Baru.
Sekilas tentang Spider-Man: Hari Baru (bocoran ringan)
Spider-Man: Hari Baru menjadi babak baru dalam kehidupan Peter Parker setelah kejadian di Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulang.
Kalau sebelumnya Peter masih memiliki Aunt May, MJ, Ned, dan para Avengers sebagai tempat bersandar, kini semuanya berubah. Peter menjalani hidup sendirian di New York karena seluruh dunia sudah melupakan siapa dirinya.
Meski begitu, Peter tetap memilih menjadi Manusia laba-laba. Dia kembali membantu rakyat sebagai lingkungan ramah Spider-Manmenghadapi ancaman baru yang kali ini terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dibanding konflik multiverse yang semuanya luar biasa.
Film ini juga disebut akan menghadirkan sejumlah karakter Marvel lain, termasuk Frank Castle alias Punisher. Karena itu, nuansa ceritanya diprediksi lebih tingkat jalanan dibandingkan dengan film Manusia laba-laba sebelumnya. Bagi penggemar Marvel, ini menjadi awal baru yang menarik sekaligus kesempatan untuk melihat Peter tumbuh tanpa bergantung pada sosok mentor seperti Tony Stark.

Foto: IMDb
Kenapa MJ dan Ned Lupa sama Peter Parker?
Seandainya Mommies sempat melupakannya mengakhiri Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulangtenang saja. Banyak penggemar juga harus mengingat-ingat lagi sebelum masuk bioskop.
Di akhir film, Doctor Strange mengucapkan mantra untuk menutup retakan multiverse yang muncul setelah identitas Manusia laba-laba diketahui publik. Namun, ada konsekuensi besar yang harus diterima Peter.
Supaya semesta kembali normal, Peter meminta Doctor Strange membuat semua orang melupakan Peter Parker.
Bukan hanya lupa bahwa Peter adalah Manusia laba-labatetapi benar-benar lupa bahwa Peter Parker pernah menjadi bagian dari hidup mereka.
Itu sebabnya:
- MJ tidak lagi mengingat hubungan cintanya dengan Peter.
- Ned lupa bahwa Peter adalah sahabat terbaiknya.
- Happy Hogan masih mengingat Manusia laba-laba sebagai superhero, tetapi tidak mengenal Peter Parker secara pribadi.
Yang paling menyedihkan, Peter sebenarnya sempat berniat memperkenalkan dirinya lagi kepada MJ dan Ned. Namun, setelah melihat keduanya mulai menjalani hidup dengan tenang dan aman, ia memilih mengurungkan niat tersebut. Peter sadar, semakin dekat mereka dengannya, semakin besar pula risiko menjadi sasaran para musuh Manusia laba-laba.
Keputusan ini adalah titik awal cerita Spider-Man: Hari Baru. Peter harus memulai hidup dari nol, tanpa keluarga, sahabat, atau orang yang mengenalnya.
BACA JUGA: Kuis: Siapa Karakter Avengers yang Cocok Jadi Pasanganmu?
Film Marvel yang Wajib Ditonton Sebelum Spider-Man: Hari Baru
Kabar baiknya, Mommies tidak perlu melakukan maraton seluruh MCU.
Kalau tujuan Mommies hanya ingin memahami alur cerita sebelum menonton film terbaru Manusia laba-lababerikut urutan yang paling direkomendasikan.

Foto: Instagram/film spiderman
1. Kapten Amerika: Perang Saudara (2016)
Inilah momen pertama Tom Holland muncul sebagai Manusia laba-laba di MCU. Film ini memperlihatkan bagaimana Peter direkrut oleh Tony Stark untuk bergabung dalam konflik antara Tim Manusia Besi dan Tim Kapten Amerika.
Meski porsi kemunculannya belum banyak, film ini menjadi fondasi hubungan Peter dengan Tony Stark.
2. Spider-Man: Pulang (2017)
Film solo pertama Manusia laba-laba versi Tom Holland ini wajib masuk daftar tontonan.
Selain memperlihatkan kehidupan Peter sebagai remaja SMA, film ini juga membangun hubungan ayah-anak antara Peter dan Tony Stark. Di film ini pula muncul Mac Gargan, karakter yang dikenal sebagai Scorpion di komik Marvel.
3. Pembalas: Perang Tanpa Batas (2018)
Peter ikut bertarung menghadapi Thanos bersama para Avengers.
Di sinilah penonton melihat bagaimana Manusia laba-laba mulai berkembang menjadi superhero yang dipercaya menghadapi ancaman berskala dunia.
4. Pembalas dendam: Permainan Akhir (2019)
Meskipun penampilannya Manusia laba-laba tidak terlalu dominan, film ini penting karena memperlihatkan dampak besar kehilangan Tony Stark terhadap kehidupan Peter Parker.
Peristiwa inilah yang menjadi bekal emosional untuk film berikutnya.
5. Spider-Man: Jauh Dari Rumah (2019)
Film ini memperlihatkan Peter yang masih berusaha bangkit setelah kehilangan mentornya.
Namun, bagian paling penting justru ada di akhir film ketika identitas Peter Parker sebagai Manusia laba-laba akhirnya terungkap ke seluruh dunia.
Akhir inilah yang menjadi awal kekacauan di Tidak Ada Jalan Pulang.
6. Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulang (2021) — Wajib Ditonton!
Kalau hanya punya waktu menonton satu film sebelum Hari Barupilihlah Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulang.
Semua konflik utama di film terbaru Manusia laba-laba berakar dari akhir film ini. Mulai dari munculnya multiversepertemuan tiga Manusia laba-labahingga keputusan Peter yang membuat seluruh dunia melupakan dirinya.
Tanpa menonton Tidak Ada Jalan Pulangbeberapa adegan emosional di Hari Baru kemungkinan tidak akan terasa sekuat yang diharapkan.
BACA JUGA: Kuis: Siapa Karakter Villain di Marvel yang Paling Mirip dengan Anda?
Kalau Punya Waktu Lebih…
Karena Hari Baru juga menghadirkan Punisher dan membawa nuansa cerita yang lebih dekat dengan kehidupan jalanan New York, ada beberapa serial yang bisa menambah pengalaman menonton.
Diantaranya:
- Pemberani Musim 1–3
- Pemberani: Lahir Kembali
- Sang Penghukum Musim 1–2
Serial-serial tersebut membantu mengenal karakter Matt Murdock dan Frank Castle lebih dalam, sehingga kemunculan mereka di layar lebar terasa lebih bermakna.

Foto: IMDb
Benar-Benar Mepet Waktu? Ini Prioritasnya
Kalau Mommies hanya punya waktu satu atau dua malam sebelum ke bioskop, cukup tonton: Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulang
Kalau masih sempat, bisa tonton paket lengkapnya:
- Spider-Man: Pulang
- Spider-Man: Jauh Dari Rumah
- Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulang
Trilogi Manusia laba-laba versi Tom Holland sudah memberikan hampir seluruh bekal yang dibutuhkan untuk memahami perjalanan Peter Parker hingga Hari Baru.
Jadi, Diperlukan Maraton Semua Film Marvel?
Nggak perlu, Mommies.
Justru salah satu daya tarik Spider-Man: Hari Baru adalah bagaimana film ini menjadi awal baru bagi Peter Parker. Karena seluruh dunia sudah melupakan dirinya, penonton pun diajak memulai perjalanan baru bersama Manusia laba-laba.
Kalau sudah menonton trilogi Manusia laba-laba versi Tom Holland—terutama Spider-Man: Tidak Ada Jalan Pulang—Mommies sudah punya bekal yang cukup untuk menikmati film ini. Sisanya? Tinggal siapkan popcornajak Daddies atau si kecil yang sudah cukup umur, lalu bersiap mengikuti petualangan baru sang manusia laba-laba favorit.
Menutupi: YouTube/Spider-Man
[matched_content]
Pakar PBN
Jaringan Blog Pribadi (PBN) adalah kumpulan situs web yang dikendalikan oleh satu individu atau organisasi dan digunakan terutama untuk membangun tautan balik ke “situs uang” guna memengaruhi peringkatnya di mesin pencari seperti Google. Ide inti di balik PBN didasarkan pada pentingnya backlink dalam algoritma peringkat Google. Karena Google memandang tautan balik sebagai sinyal otoritas dan kepercayaan, beberapa pemilik situs web berupaya membuat sinyal ini secara artifisial melalui jaringan situs yang terkontrol. Dalam pengaturan PBN pada umumnya, pemilik memperoleh domain kedaluwarsa atau lama yang sudah memiliki otoritas, tautan balik, dan riwayat. Domain-domain ini dibangun kembali dengan konten baru dan dihosting secara terpisah, sering kali menggunakan alamat IP, penyedia hosting, tema, dan detail kepemilikan yang berbeda untuk membuatnya tampak tidak terkait. Dalam konten yang dipublikasikan di situs-situs ini, tautan ditempatkan secara strategis yang mengarah ke situs web utama yang ingin diberi peringkat lebih tinggi oleh pemiliknya. Dengan melakukan ini, pemilik mencoba meneruskan ekuitas tautan (juga dikenal sebagai “jus tautan”) dari situs PBN ke situs web target. Tujuan PBN adalah untuk memberikan kesan bahwa situs web target secara alami mendapatkan tautan dari berbagai sumber independen. Jika dilakukan secara efektif, hal ini dapat meningkatkan peringkat kata kunci untuk sementara, meningkatkan visibilitas organik, dan mengarahkan lebih banyak lalu lintas dari hasil pencarian.